Archive for Aqiqah

Isi Nasidus

Isi Nasidus

By Aqiqah Bandung

Aqiqah Bandung Cimahi

Aqiqah Bandung Cimahi

Isi Nasidus

Isi Nasidus di Dapoer Aqiqah

Isi Nasidus Dapoer Aqiqah

Isi Nasidus Dapoer Aqiqah

@Rp.10.000  terdiri dari Nasi Putih, Acar, Sambal Goreng Ati Kentang, Kerupuk Udang, Pisang, Alat makan, Dus Eksklusif

Cek JUGA>>>>

 

 

Ukuran Cup Gule

Ukuran Cup Gule

by Dapoer Aqiqah

 

Ukuran Cup Gule

Untuk packing Gule di Dapoer Aqiqah

Aqiqah Bandung Cimahi

Aqiqah Bandung Cimahi

Gule di Dapoer aqiqah dipack dikemas dalam cup dan diseal seperti jus yang cup pakai sealer. Jadi aman dan ga akan tumpah. adapun ukurannya adalah Diameter 9 cm dan tinggi 7cm.

Isinya adalah sekitar 110-120 mL

Cup Gule Dapoer Aqiqah

Cup Gule Dapoer Aqiqah

Copyright @ Ukuran Cup Gule

CEK JUGA >>>>

 

 

Promo Aqiqah Cimahi Bandung Free Ongkir

Promo Aqiqah Cimahi Bandung Free Ongkir

By Dapoer Aqiqah

Promo Bandung Cimahi Free Ongkir

Promo Bandung Cimahi Free Ongkir

 

Aqiqah murah hanya 1 juta sudah dimasak dan dianter keseluruh kota cimahi dan kota bandung gratis ongkos pengantaran.

HARGA DOMBA JANTAN

JANTAN TASYAKURAN 1,3 juta

180 tusuk sate
40 porsi gule
5 porsi gule Kepala + Kaki

JANTAN HEMAT 1,5 juta

250 tusuk sate
60 porsi gule
7 porsi gule Kepala + Kaki

JANTAN PUAS 1,9 juta

300 tusuk sate
70 porsi gule
9 porsi gule Kepala + Kaki

JANTAN SUPER 2,2 juta

400 tusuk sate
90 porsi gule
11 porsi gule Kepala + Kaki

JANTAN PLATINUM 2,8 juta

500 tusuk sate
110 porsi gule
13 porsi gule Kepala + Kaki

HARGA DOMBA BETINA

BETINA TASYAKURAN 1 juta

180 tusuk sate
40 porsi gule
5 porsi gule Kepala + Kaki

BETINA HEMAT 1,2 juta

250 tusuk sate
60 porsi gule
7 porsi gule Kepala + Kaki

BETINA PUAS 1,4 juta

300 tusuk sate
70 porsi gule
9 porsi gule Kepala + Kaki

BETINA SUPER 1,8 juta

400 tusuk sate
90 porsi gule
11 porsi gule Kepala + Kaki

BETINA PLATINUM 2,1 juta

500 tusuk sate
110 porsi gule
13 porsi gule Kepala + Kaki

 

Info dan Pemesanan Hubungi

Pusat Domba Aqiqah Murah di Bandung

Telp / WhatsApp/Line/Telegram: 081809465516
Simpati/Hallo/As : 081322200591
Indosat/IM3 : 085794255272

CEk Juga>>>

 

 

Dapoer Aqiqah on Youtube

Dapoer Aqiqah on Youtube

By Dapoer Aqiqah

 

Liputan by Atep TV

 

Info dan Pemesanan Hubungi

Pusat Paket Aqiqah

HOTLINE/ WhatsApp: 08122269279

XL : 081809465516
Simpati/Hallo/As : 085222999687
Indosat/Mentari/IM3 : 085794255272
PIN BB : 5AF205DE

 

Kantor

BANDUNG: Jln. Cinambo no.134, Cisaranten
Bandung, Jawa Barat, Indonesia

CIMAHI: KH Usman Domiri 8 Padasuka CIMAHI

MOHON JANJIAN DULU KALO MAU DATANG KAWATIR LAGI GA ADA ORANG SEDANG PENGIRIMAN AQIQAH

 

Cek Juga>>

 

 

Aqiqah Adalah

Aqiqah Adalah

By Dapoer Aqiqah

 

Aqiqah Adalah : Penjelasan lengkap mengenai hal ihwal aqiqah

Aqiqah Adalah

Aqiqah Adalah

Aqiqah Adalah penyembelihan hewan dalam syariat Islam, sebagai rasa syukur sekaligus penebus seorang bayi yang baru dilahirkan. Ini disarkan dari Hadis Nabi Muhammad SAW sebagai berikut:

Dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda : “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing / domba), diberi nama dan dicukur rambutnya.”
Hadis Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah &Ahmad

Aqiqah adalah memotong menurut asal bahasanya). Asalnya dinamakan aqiqah, karena dipotongnya leher binatang dengan penyembelihan itu. Ada yang mengatakan bahwa aqiqah adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong Ada pula yang mengatakan bahwa aqiqah adalah : Rambut yang terdapat pada kepala si bayi ketika ia dilahirkan dari rahim ibunya, (atau diangkat dari rahim pada operasi SC/sesar … rambut ini disebut aqiqah, karena ia mesti dicukur.

 

Hukum aqiqah adalah …

Hukum aqiqah adalah sunnah mu’akkad. Aqiqah bagi anak laki-laki dengan menyembelih dua ekor domba, sedangkan bagi perempuan dengan menyembelih seekor domba. Apabila mencukupkan diri dengan seekor domba bagi anak laki-laki, maka itu juga diperbolehkan.

 

Siapa yang wajib mengaqiqahkan?

Anjuran aqiqah ini menjadi kewajiban bapak yang menanggung nafkah anak. Jikalau ketika waktu dianjurkannya aqiqah yaitu tujuh hari kelahiran, hari keempat belas atau hari ke duapuluhsatu kondisi orang tua dalam keadaan faqir atau belum mampu melaksanakan aqiqah, maka ia tidak diperintahkan untuk aqiqah. Ini karena Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

Bertakwalah kepada Allah semampu kalian
(QS. At Taghobun: 16).

 

 

Asal mula Aqiqah

Dari Aisyah dia berkata : Rasulullah bersabda : “Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.” (Hadis Riwayat Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah)

Anak-anak itu tergadai (tertahan) dengan aqiqahnya, disembelih hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur kepalanya dan diberi nama.” (Hadis Riwayat Ahmad)

Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, dia berkata : Rasulullah bersabda : “Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.” (Hadis Riwayat Bukhari)

 

Hadis Lain mengenai Aqiqah

Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.” (Hadis Riwayat Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad)

Dari ‘Aisyah RA, ia berkata, “Rasulullah SAW pernah ber ‘aqiqah untuk Hasan dan Husain pada hari ke-7 dari kelahirannya, beliau memberi nama dan memerintahkan supaya dihilangkan kotoran dari kepalanya (dicukur)”. (Hadis Riwayat Hakim, dalam AI-Mustadrak juz 4, hal. 264)

Keterangan : Hasan dan Husain adalah cucu Rasulullah SAW.

Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata : Rasulullah bersabda : “Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.” (Hadis Riwayat Ahmad, Thabrani, dan al-Baihaqi)

Dari Abu Buraidah r.a.: Aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh, atau keempat belas, atau kedua puluh satunya. (Hadis Riwayat Baihaqi dan Thabrani).

Hukum Aqiqah Anak adalah sunnah (muakkad) sesuai pendapat Imam Malik, penduduk Madinah, Imam Syafi′i dan sahabat-sahabatnya, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur dan kebanyakan ulama ahli fiqih (fuqaha).

Dasar yang dipakai oleh kalangan Syafii dan Hambali dengan mengatakannya sebagai sesuatu yang sunnah muakkadah adalah hadist Nabi SAW. Yang berbunyi, “Anak tergadai dengan aqiqahnya. Disembelihkan untuknya pada hari ketujuh (dari kelahirannya)”. (Hadis Riwayat al-Tirmidzi, Hasan Shahih)

 

Wallahu’alam

 

Copyright @ aqiqah adalah 2016

 

cek juga >>>

 

Manfaat Aqiqah

Manfaat Aqiqah

by Dapoer Aqiqah

 

Manfaat Aqiqah bagi perkembangan anak

Manfaat Aqiqah

Manfaat Aqiqah

 

Aqiqah merupakan salah satu Sunnah Baginda Rasulullah SAW yang sebaiknya kita laksanakan bagi keluarga yang mampu.  Ini karena aqiqah adalah salah satu pendidikan untuk menjadikan anak yang shaleh.

Hari keberapa afdholnya aqiqah?

Aqiqah disunnahkan untuk kita laksanakan pada hari ke tujuh atau hari ke empat belas atau hari keduapuluh satu, setelah sang anak dilahirkan, dengan hitungan hari pas lahir adalah hari pertama. Namun kalau sudah lewat dari hari ke-21 maka kapan pun ada kemampuan maka laksanakanlah aqiqah sebagai hak dari anak dan tanda rasa syukur kita kepada Allah SWT.

 

Berapa ekor domba yang harus disembelih?

 

Untuk laki-laki menyembelih dua ekor domba dan untuk anak perempuan satu ekor domba.  Aqiqah ini hendaknya dilakasanakan mengingat anak yang sudah lahir namun belum diaqiqah status anak tersebut adalah tergadai.  Ada beberapa ulama yang mengatakan bahwa tergadai ini maksudnya adalah bahwa orangtua anak tidak akan mendapatkan syafaat anak tersebut.

 

Manfaat Aqiqah bagi tumbuh kembang dan pendidikan Buah hati

Manfaat aqiqah adalah untuk anak adalah salah satu awal pendidikan keluarga untuk membentuk generasi yang Rabbani.  Nilai-nilai keislaman mulai ditanamkan sejak usia dini.  Banyak sekali manfaat aqiqah yang bisa kita petik dari melakukan aqiqah untuk anak.  Sedekah dengan nilai membeli seekor domba atau lebih tidak akan mengalahkan dengan pahala melakukan aqiqah untuk anak.

 

Kemudian daripada itu, manfaat aqiqah adalah sebagai berikut:

 

  1. Memberikan berita baik tentang kelahiran anak kepada tetangga sekaligus memberikan informasi tentang nasab anak agar tidak terjadi persangkaan buruk oleh para tetangga.

 

  1. Mencerminkan sikap murah hati dan dermawan yang nantinya akan menghilangkan sikap kikir, bakhil dan pelit.

 

  1. Mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan beraqiqah sebagai tanda kesyukuran atas kelahiran buah hati.

 

  1. Semoga dikabulkannya doa untuk si bayi karena orangtuanya bersedia ber-aqiqah.

 

  1. Melepaskan status anak yang tergadai, karena anak yang baru lahir kalau belum di aqiqahi statusnya adalah tergadai. Yang mana kalau tergadai ya harus ditebus terlebih dahulu agar bisa mendapatkan manfaatnya.

 

  1. Sebagai pembebas dari gangguan setan, karena bayi yang baru lahir akan senantiasa diganggu setan.

 

  1. Sebagai penghambat setan untuk mengganggu si bayi, sehingga bayi akan lebih terlindungi, karena setan akan berusaha untuk menjadikan si bayi menjadi pengikutnya.

 

Melihat manfaat aqiqah ini, sebaiknya para orangtua yang belum melaksanakan aqiqah untuk anaknya agar berupaya untuk melaksanakannya.

 

Sebenarnya aqiqah kalau sudah direncanakan sejak awal, aqiqah tidak memberatkan para keluarga.  Makanya menjadi hal yang penting untuk mempersiapkan materi untuk meyambut kelahiran sang bayi.

 

Hikmah dan Manfaat Aqiqah bagi anak dan keluarga

Setiap ibadah yang disyariatkan oleh Allah SWT, tentu memiliki manfaat dan hikmah yang besar bagi umat manusia. Bahkan, dalam penciptaan langit dan bumi, bahkan makhluk yang paling kecil pun, terdapat hikmah yang besar di dalamnya. Dan tidak ada yang sia-sia diciptakan oleh Allah. Allah juga tidak merasa malu, karena menciptakan makhluk yang kecil, kendati dalam pandangan manusia merugikan.

 

Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan, “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?” Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik.” (QS al-Baqarah [2]: 26).

 

Dengan keterangan ayat di atas, jelaslah bahwa hal itu untuk menguji umat manusia, apakah dengan perumpamaan itu mereka menjadi orang yang bersyukur atau kufur (ingkar).

 

Dalam ayat lain, Allah menegaskan bahwa dalam penciptaan langit dan bumi, sesungguhnya terdapat tanda-tanda bagi orang yang berpikir. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS Ali Imrah [3]: 191).

 

Pun demikian halnya dengan tujuan Aqiqah untuk menyembelih hewan saat kelahiran anak. Sebagai bagian dari fikih ibadah, Aqiqah mengandung banyak hikmah. Menurut Syekh Abdullah Nashih Ulwan dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam, Aqiqah memiliki beberapa hikmah. Pertama, menghidupkan sunah Nabi Muhammad SAW dalam meneladani Nabi Ibrahim AS, tatkala Allah SWT menebus putra Ibrahim yang tercinta Ismail AS.

 

Kedua, dalam Aqiqah mengandung unsur perlindungan dari setan yang dapat mengganggu anak yang terlahir itu, dan ini sesuai dengan makna hadis, yang artinya, “Setiap anak itu tergadai dengan Aqiqahnya.” Sehingga, anak yang telah ditunaikan Aqiqahnya insya Allah lebih terlindung dari gangguan setan yang sering mengganggu anak-anak. Hal inilah yang dimaksud oleh Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah “bahwa lepasnya dia dari setan tergadai oleh Aqiqahnya”.

 

Ketiga, Aqiqah merupakan tebusan bagi anak untuk memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya kelak pada hari akhir, sebagaimana Imam Ahmad mengatakan, “Dia tergadai dari memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya (dengan Aqiqahnya).

 

Keempat, merupakan bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT sekaligus sebagai wujud rasa syukur atas karunia yang dianugerahkan Allah SWT dengan lahirnya sang anak.

 

Kelima, Aqiqah sebagai sarana menampakkan rasa gembira dalam melaksanakan syariat Islam dan bertambahnya keturunan mukmin yang akan memperbanyak umat Rasulullah SAW pada hari kiamat.

 

Keenam, Aqiqah dapat memperkuat ukhuwah (persaudaraan) di antara masyarakat. Ketujuh, merupakan sarana untuk merealisasikan prinsip-prinsip keadilan sosial dan menghapuskan gejala kemiskinan di dalam masyarakat. Misalnya, dengan adanya daging yang dikirim kepada fakir miskin.

 

Syukur nikmat : Manfaat Aqiqah

 

KH Muhammad Sholikhin dalam bukunya “Mukjizat dan Misteri Lima Rukun Islam: Menjawab Tantangan Zaman” mengungkapkan, dalam ibadah Aqiqah terkandung unsur tarbiyah (pendidikan), yakni mendidik ketakwaan anak agar menjadi orang yang dekat (taqarrub) kepada Allah, serta menghilangkan sifat-sifat kebinatangan pada diri anak, karena manusia pada umumnya juga memiliki sifat-sifat hewaniah yang harus dihilangkan dengan norma etika keagamaan.

 

Di samping itu, Aqiqah juga bertujuan untuk mendidik anak menjadi hamba yang dekat dengan Allah SWT. Sebab, Aqiqah itu sendiri adalah tindakan berkurban. Perbedaannya dengan qurab (kurban) pada hari Idul Adha terletak pada syariatnya.

 

Jika kurban pada bulan Dzulhijjah disyariatkan sehubungan dengan peristiwa haji, dan tertentu bagi yang mampu serta memiliki kehendak yang sama dengan prosesi haji, sedangkan Aqiqah adalah kurban hewan untuk diri pribadi sebagai penebusan terhadap jiwa anak yang baru lahir,” tulisnya.

 

Dan secara khusus, tujuan dan manfaat Aqiqah adalah merupakan bentuk syukur atas anugerah yang diberikan Allah kepada seorang Muslim, dengan kehadiran buah hati dalam kehidupan keluarganya

 

Cek Juga >>>>

copyright @ manfaat aqiqah by Dapoer Aqiqah

Syarat Aqiqah

Syarat Aqiqah

by Aqiqah Murah Bandung

Syarat Aqiqah

Syarat Aqiqah Menurut Islam

Syarat Aqiqah menurut Islam akan dijelaskan dan dipaparkan secara lugas dan tegas dalam tulisan Syarat Aqiqah ini. Segala rupa hal ihwal yang berkaitan dengan Syarat Aqiqah akan diperjelas menggunakan dalil dan hadis yang sahih sehingga Anda akan memahami secara paripurna dan benar mengenai Syarat Aqiqah ini.

 

Syarat Aqiqah : Hewan yang akan disembelih

Syarat hewan yang sah sebagai Aqiqah menurut Imam Nawawi ra berkata dalam kitabnya, al-Majmu’, “Hewan yang sah disembelih sebagai hewan Aqiqah adalah domba yang dewasa dan kambing yang dewasa yang sudah memiliki gigi seri (gigi depan).

 

Domba dan kambing itu harus terbebas dari cacat. Karena Aqiqah adalah mengalirkan darah sesuai dengan ketentuan Islam, maka sifat-sifat hewan yang disembelih untuk Aqiqah sama dengan sifat-sifat hewan yang disembelih untuk kurban, sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dengan sanad sahih sahih bahwa Ibnu Abbas r.a. berkata

“Rasulullah mengaqiqahkan Hasan da Husain masing-masing dengan seekor domba.”

Berdasarkan hadis di atas, sifat-sifat hewan yang disembelih sebagai Aqiqah harus sama dengan sifat-sifat hewan yang disembelih sebagai kurban.

 

Syarat Aqiqah : Jumlah hewan sembelihan

Untuk anak laki-laki disembelihkan dua ekor domba sebagai aqiqahnya dan untuk anak perempuan satu ekor saja. Hadis-hadis yang menjelaskan bahwa anak laki-laki diaqiqahkan dengan dua ekor domba adalah hadis-hadis yang memiliki keutamaan.

 

 

Syarat Aqiqah : Waktu Penyembelihan Hewan Aqiqah

Menurut sunnah Nabi, penyembelihan hewan Aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh dari kelahirannya dengan menghitung hari kelahirannya. Jadi, hewan Aqiqah disembelih pada hari keenam, jika hari kelahiran tidak dihitung. Apabila sang anak dilahirkan pada malam hari maka dihitung dari hari setelah malam kelahiran itu.

Penyembelihan hewan Aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh, sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi dari Abdullah ibn Buraidah, dari ayahnya, dari Nabi Saw, beliau bersabda:

 “Hewan Aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh, hari keempat belas, dan hari kedua puluh satu.”

Menurut penganut Mazhab Hanbali, Aqiqah disembelih pada hari ketujuh dan seterusnya, kelipatan tujuh. Mereka memiliki beberapa riwayat yang dapat dijadikan dalil.

 

Sedangkan menurut penganut Mazhab Syafi’I disebutkan bahwa penyebutan tujuh itu untuk ikhtiyar bukan keharusan. Rafi’I menambahkan bahwa waktu penyembelihan hewan Aqiqah dimulai dari kelahiran bayi.

 

Imam Syafi’i berkata, “Makna hadis itu adalah penyembelihan Aqiqah diusahakan tidak ditangguhkan hingga melewati hari ketujuh. Namun jika memang belum sempat beraqiqah sampai sang bayi telah mencapai usia baligh, maka gugurlah tanggung jawab orang yang seharusnya mengaqiqahkannya. Tetapi, jika sang anak ingin beraqiqah untuk dirinya sendiri maka ia boleh melakukannya.

 

Ada ulama yang mengatakan, “Tanggung jawab untuk mengaqiqahkan tidak hilang walaupun tidak dilaksanakan pada hari ketujuh, namun disunnahkan agar tidak terlambat sampai usia balig.”

 

Imam an-Nawawi berkata, “Aku Abdillah al-Busyihi, salah seorang imam dalam mazhab kami berkata, “Jika tidak sempat menyembelih pada hari ketujuh maka di hari keempat belas, (jika belum juga dilaksanakan) maka di hari kedua puluh satunya, demikian terus pada kelipatan tujuh.”

 

Ketika akan menyembelih hewan Aqiqah, orang yang menyembelih disunnahkan membaca, Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Baihaqi dengan sanad hasan, dari Aisyah r.a. bahwa Nabi Saw menyembelih hewan Aqiqah untuk Hasan dan Husain, dan beliau bersabda.

“Ucapkanlah, Dengan Nama Allah. Ya Allah, untuk-Mu dan kepada-Mu aqiqah si Fulan.”

Namun, jika bacaannya dipendekkan dengan hanya mengucap bismillah maka itu lebih utama karena kesahihan hadis di atas masih diperdebatkan.

 

Disunnahkan juga memisah-misahkan anggota badan hewan Aqiqah, dan dilarang meremukkan tulang-tulangnya. Ada dua hikmah dari hal tersebut, yaitu:

 

Pertama, sebagai penghormatan terhadap orang-orang miskin dan para tetangga yang diberikan hidangan atau hadiah berupa daging Aqiqah, yaitu dengan memberikan potongan besar yang sempurna yang tulangnya tidak dipecah dan dagingnya tidak dikurangi. Tidak diragukan bahwa cara penyajian dan pemberian seperti ini merupakan penghormatan bagi orang-orang yang menerima.

 

Kedua, oleh karena kedudukan akikah sebagai tebusan untuk menebus sang bayi maka dianjurkan tulangnya tidak usah dipotong-potong, untuk mengharap keberkahan (dari Allah SWT juga dengan harapan agar anggota-anggota tubuh si bayi menjadi sehat dan kuat. Wallahu a’alam.

Syarat Aqiqah: Apa yang Dilakukan Setelah Penyembelihan?

Setelah penyembelihan hewan selesai, hendaknya kaum Muslimin disunnahkan memakan hewan Aqiqah, boleh juga menghadiahkannya atau menyedekahkannya kepada orang lain, karena Aqiqah adalah menyembelih hewan yang hukumnya sunnah maka hukumnya sama dengan hewan kurban.

 

Rafi’I berkata, “Sunnah memberikan bagian kaki dari hewan Aqiqah kepada bidan atau dokter (yang membantu proses kelahiran) sebagaimana yang disebutkan dalam sunnah al-Baihaqi, dari Ali r.a. bahwa Rasulullah Saw memerintahkan Fatimah ra.

“Timbanglah rambut al-Husain, kemudian bersedekah dengan perak (seberat rambut yang ditimbang) dan berikanlah bagian kaki hewan Aqiqah kepada wanita yang membantu proses kelahiran.”

(Diriwayatkan secara mauquf sampai pada Ali r.a.)

Disunnahkan juga memasak daging hewan Aqiqah sehingga masakannya menjadi manis, dengan harapan agar sang bayi kelak memiliki akhlak yang baik dan terpuji.

 

AQIQAH BANDUNG CIMAHI

 

Harga Hidup / Mentahan

Paket Aqiqah Murah

Paket Aqiqah

Info dan Pemesanan Hubungi

Pusat Paket Aqiqah

HOTLINE/ WhatsApp/Line/Telegram : 081809465516
Simpati/Telkomsel/As : 081322200591
Indosat/Mentari/IM3 : 085794255272

 

 

Kantor

BANDUNG: Jl.Cinambo 134 Cisaranten Bandung

CIMAHI: KH Usman Domiri 8 RT 1 RW 17 Padasuka CIMAHI

MOHON JANJIAN DULU KALO MAU DATANG KAWATIR LAGI GA ADA ORANG SEDANG PENGIRIMAN AQIQAH

 

copyright @Syarat Aqiqah

CEK JUGA >>>