Archive for Hukum Aqiqah

Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina

Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina

by Dapoer Aqiqah

 

Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina

Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina

Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina

TINJAUAN MENURUT RIWAYAT HADIS YANG SAHIH

 

Ada pertanyaan Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina? ini merupakan pertanyaan yang sering ditanyakan. Dalam artikel ini akan dibahas Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina didasari dengan dalil atau hadis yang sahih sehingga bisa menjawab rasa ingin tahu anda semua.

 

Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina?

Dalam masalah aqiqah, hewan yang dapat disembelih atau dipergunakan sebagai hewan sembelihan aqiqah hanyalah kambing atau domba, tanpa memandang apakah Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina, sebagaimana riwayat di bawah ini:

Dari Ummu Kurz AI-Ka’biyah, bahwasanya ia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang aqiqah. Maka sabda beliau SAW, “Ya, untuk anak laki-laki dua ekor kambing dan untuk anak perempuan satu ekor kambing. Tidak menyusahkanmu baik kambing itu jantan maupun betina”. [HR. Ahmad dan Tirmidzi, dan Tirmidzi menshahihkannya, dalam Nailul Authar 5 : 149]

Dan kami belum mendapatkan dalil yang lain yang menunjukkan adanya binatang selain kambing atau domba yang dipergunakan sebagai aqiqah.

Jadi sebenarnya dalam aqiqah diperbolehkan untuk kita menggunakan domba jantan maupun domba betina. wallahu’alam

 

Bagaimana jika belum aqiqah dan mau aqiqah pas sudah dewasa?

Umumnya ibadah aqiqah disyariatkan untuk dilaksanakan pada hari ketujuh dari kelahiran. Jika tidak bisa, maka pada hari keempat belas. Dan jika tidak bisa pula, maka pada hari kedua puluh satu. Selain itu, pelaksanaan aqiqah menjadi beban ayah.

Namun demikian, jika ternyata ketika dulu masih kecil ia belum dilaksanakan aqiqah oleh ayahnya karena banyak hal atau alasan, maka ia bisa melakukan aqiqah sendiri di saat dewasa. Satu ketika al-Maimuni bertanya kepada Imam Ahmad, “ada orang yang belum diaqiqahi apakah ketika besar ia boleh mengaqiqahi dirinya sendiri?” Imam Ahmad menjawab, “Menurutku, jika ia belum diaqiqahi ketika kecil, maka lebih baik melakukannya sendiri saat dewasa. Aku tidak menganggapnya makruh”.

Para pengikut Imam Syafi’i juga berpendapat demikian. Menurut mereka, anak-anak yang sudah dewasa yang belum diaqiqahi oleh orang tuanya, dianjurkan baginya untuk melakukan aqiqah sendiri.

 

HIKMAH dan PELAJARAN dari AQIQAH

Aqiqah Menurut Syaikh Abdullah nashih Ulwan dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam sebagaimana dilansir di sebuah situs memiliki beberapa hikmah diantaranya :

1. Menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW dalam meneladani Nabiyyullah Ibrahim AS tatkala Allah SWT menebus putra Ibrahim yang tercinta Ismail AS.

2. Aqiqah merupakan tebusan hutang anak untuk memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya kelak pada hari perhitungan. Sebagaimana Imam Ahmad mengatakan: “Dia tergadai dari memberikan Syafaat bagi kedua orang tuanya (dengan aqiqahnya)”.

3. Dalam aqiqah ini mengandung unsur perlindungan dari syaitan yang dapat mengganggu anak yang terlahir itu, dan ini sesuai dengan makna hadis, yang artinya: “Setiap anak itu tergadai dengan aqiqahnya.” . Sehingga Anak yang telah ditunaikan aqiqahnya insya Allah lebih terlindung dari gangguan syaithan yang sering mengganggu anak-anak. Hal inilah yang dimaksud oleh Al Imam Ibunu Al Qayyim Al Jauziyah “bahwa lepasnya dia dari syaithan tergadai oleh aqiqahnya”.

4. Merupakan bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sekaligus sebagai wujud rasa syukur atas karunia yang dianugerahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan lahirnya sang anak.

5. Aqiqah akan memperkuat hubungan persaudaraan, keakraban dan ukhuwah islamiyah diantara masyarakat.

6. Aqiqah sebagai sarana menampakkan rasa  Syukur dan gembira dalam melaksanakan syari’at Islam dan  bertambahnya keturunan mukmin yang akan memperbanyak umat Rasulullah SAW pada hari kiamat.

 

Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina

 

Copyriight Aqiqah Anak Perempuan Kambing Jantan atau Betina

 

Cek JUGA >>>>

 

 

Syarat Sah Aqiqah Anak Perempuan

Syarat Sah Aqiqah Anak Perempuan

by Dapoer Aqiqah Bandung

 

syarat sah aqiqah anak perempuan

Dapoer Aqiqah sebagai sentra aqiqah Bandung terbaik

Syarat Sah Aqiqah Anak Perempuan

MENURUT HUKUM ISLAM YANG SHAHIH

 

Syarat Sah Aqiqah Anak Perempuan yang sahih menurut hukum Islam adalah sebagai berikut akan dijelaskan dalam artikel Syarat Sah Aqiqah Anak Perempuan ini. Semua dibahas lugas sehingga Anda akan memahami lebih dalam mengenai Syarat Sah Aqiqah Anak Perempuan secara paripurna.

Berapa ekor domba untuk anak perempuan?

Menurut Hadis yang berbunyi: Dari Aisyah dia berkata : Rasulullah bersabda : “Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.” [HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah]

Jadi menurut hadis ini aqiqah untuk anak perempuah adalah sah dengan menggunakan atau menyembelih domba atau kambing satu ekor. Sedangkan untuk anak laki-laki dianjurkan untuk menyembelih domba aqiqah sebanyak dua ekor.

Kapan disembelihnya?

Aqiqah adalah penyembelihan domba/kambing untuk bayi yang dilahirkan pada hari ke 7, 14, atau 21.

hadits diriwayatkan oleh AlBaihaqy dengan sanadnya ;

عن إسماعيل بن مسلم عن قتادة عن عبدالله ابن بريدة عن أبيه عن النبي e قال 🙁 العقيقة تذبح لسبع ولأربع عشرة ولإحدى وعشرين ) رواه البيهقي

Dari Abdullah bin Buraidah dari ayahnya dari Nabi SAW bersabda ; aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh atau keempatbelas atau keduapuluhsatu ( HR.Baihaqy )

Domba Jantan atau Betina?

1. Dalam masalah aqiqah, binatang yang boleh dipergunakan sebagai sembelihan hanyalah kambing atau domba, tanpa memandang apakah jantan atau betina, sebagaimana riwayat di bawah ini:

Dari Ummu Kurz AI-Ka’biyah, bahwasanya ia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang aqiqah. Maka sabda beliau SAW, “Ya, untuk anak laki-laki dua ekor kambing dan untuk anak perempuan satu ekor kambing. Tidak menyusahkanmu baik kambing itu jantan maupun betina”. [HR. Ahmad dan Tirmidzi, dan Tirmidzi menshahihkannya, dalam Nailul Authar 5 : 149]

Dan kami belum mendapatkan dalil yang lain yang menunjukkan adanya binatang selain kambingatau domba yang dipergunakan sebagai aqiqah.

Syarat Sah Aqiqah Anak Perempuan

1. Disunnatkan untuk memberi nama dan mencukur rambut (menggundul) pada hari ke-7 sejak hari iahirnya. Misalnya lahir pada hari Ahad, aqiqahnya jatuh pada hari Sabtu.

2. Bagi anak laki-laki disunnatkan beraqiqah dengan 2 ekor kambing sedang bagi anak perempuan 1 ekor.

3. Aqiqah ini terutama dibebankan kepada orang tua si anak, tetapi boleh juga dilakukan oleh keluarga yang lain (kakek dan sebagainya).

4. Aqiqah ini hukumnya sunnah.

Penyaluran Daging domba Aqiqah

Adapun untuk daging dari hewan aqiqah yang disembelih maka dia (orang tua anak) bisa memakannya, menghadiahkan sebagian dagingnya, dan mensedekahkan sebagian lagi. Syaikh Utsaimin berkata: Dan tidak apa-apa dia mensedekahkan darinya dan mengumpulkan kerabat dan tetangga untuk menyantap makanan daging aqiqah yang sudah matang. Syaikh Jibrin berkata: Sunnahnya dia memakan sepertiganya, menghadiahkan sepertiganya kepada sahabat-sahabatnya, dan mensedekahkan sepertiga lagi kepada kaum muslimin, dan boleh mengundang teman-teman dan kerabat untuk menyantapnya, atau boleh juga dia mensedekahkan semuanya. Syaikh Ibnu Bazz berkata: Dan engkau bebas memilih antara mensedekahkan seluruhnya atau sebagiannya dan memasaknya kemudian mengundang orang yang engkau lihat pantas diundang dari kalangan kerabat, tetangga, teman-teman seiman dan sebagian orang faqir untuk menyantapnya, dan hal serupa dikatakan oleh Ulama-ulama yang terhimpun di dalam Al lajnah Ad Daimah.

 

Doa bayi baru dilahirkan

Innii u’iidzuka bikalimaatillaahit taammati min kulli syaythaanin wa haammatin wamin kulli ‘aynin laammatin

Artinya : Aku berlindung untuk anak ini dengan kalimat Allah Yang Sempurna dari segala gangguan syaitan dan gangguan binatang serta gangguan sorotan mata yang dapat membawa akibat buruk bagi apa yang dilihatnya. (HR. Bukhari)

 

 

 

Copyrigth by Syarat Sah Aqiqah Anak Perempuan

cek JUGA >>>>

 

 

Pengertian Aqiqah

Pengertian Aqiqah

by Aqiqah Bandung

Pengertian Aqiqah

Pengertian Aqiqah by Aqiqah Bandung Cimahi

Pengertian Aqiqah menurut Islam

Pengertian Aqiqah menurut Islam akan dijelaskan secara gamblang dan lengkap ditinjau dengan berbagai dalil hadis yang shoheh. Pengertian Aqiqah ini ditujukan untuk memberikan pemahaman akan Pengertian Aqiqah itu sendiri supaya terhindar dari kebingungan dan  ketidak tauan. Semua akan dipaparkan dalam artikel pengertian aqiqah ini.

 

Pengertian Aqiqah dari segi Bahasa

Pengertian Aqiqah menurut kaedah bahasa adalah Aqiqah (bahasa Arab: عقيقة, transliterasi: Aqiqah) adalah merupakan pengurbanan hewan dalam syariat Islam, sebagai penggadaian (penebus) seorang bayi yang dilahirkan. Hukum Aqiqah menurut pendapat yang paling kuat adalah sunah muakkadah, dan ini adalah pendapat jumhur ulama menurut hadits. Kemudian ada ulama yang menjelaskan bahwa Aqiqah sebagai penebus adalah artinya Aqiqah itu akan menjadikan terlepasnya kekangan jin yang mengiringi semua bayi sejak lahir.

 

Pengertian Aqiqah Menurut Hadis

Adapun Pengertian Aqiqah menurut hadis yang shahih adalah sebagai berikut dibawah ini:

Rasulullah saw. bersabda:
كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّيكُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تَذْ بَحُ عَنْهُ  يَوْمَسَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى 
“Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Ibnu Majah no. 3165 dll dari sahabat Samurah bin Jundub r.a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini dalam kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97] .
Hukum Aqiqah Orang Dewasa

Jual Domba Aqiqah Bandung

 

Hikmah Aqiqah

Adapun hikmah atau kebaikan yang bisa diambil dari aqiqah ini adalah sebagai berikut dibawah ini:

  • Untuk melaksanakan sunah Nabi Muhammad S.A.W dalam meneladani Nabi Ibrahim alaihissalam tatkala Allah Subhanahu wa Ta’ala menebus putra Ibrahim yang tercinta Ismail alaihissalam.
  • Dalam Aqiqah ini mengandung unsur perlindungan dari syaitan yang dapat mengganggu anak yang terlahir itu, dan ini sesuai dengan makna hadis, yang artinya: “Setiap anak itu tergadai dengan Aqiqahnya.”
  • Anak yang telah ditunaikan Aqiqahnya insya Allah lebih terlindung dari gangguan syaithan yang sering mengganggu anak-anak. Hal inilah yang dimaksud oleh Al-Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah “bahwa lepasnya dia dari syaithan tergadai oleh Aqiqahnya”.
  • Aqiqah merupakan tebusan hutang anak untuk memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya kelak pada hari perhitungan. Hal ini mengacu pada Imam Ahmad mengatakan: “Dia tergadai dari memberikan Syafaat bagi kedua orang tuanya (dengan Aqiqahnya)”.
  • Merupakan bentuk pendekatan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sekaligus sebagai wujud rasa syukur atas karunia yang dianugerahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan lahirnya sang anak.
  • Aqiqah sebagai sarana menampakkan rasa gembira dalam melaksanakan syari’at Islam dan bertambahnya keturunan mukmin yang akan memperbanyak umat Rasulullah SAW pada hari kiamat.
  • Aqiqah memperkuat ukhuwah diantara masyarakat.

 

Waktu Penyembelihan

Apabila memungkinkan, penyembelihan paling afdhol dilaksanakan pada hari ketujuh. Jika tidak, maka pada hari keempatbelas. Dan jika yang demikian masih tidak memungkinkan, maka pada hari keduapuluhsatu dari hari kelahirannya. Jika masih tidak memungkinkan maka pada kapan saja. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:  تذبح لسبع ، و لاربع عشر ، و لاحد و عشرين  “Disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari keempatbelas, dan pada hari kedua puluh satu.”
Rangkaian berikutnya, setelah penyembelihan hewan aqiqah:
  • Memberi nama.
  • Mencukur rambutnya.
  • Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

Syarat Hewan Aqiqah

Adapun syarat hewan domba yang dapat dijadikan aqiqoh itu sama dengan syarat hewan qurban sebagai berikut dibawah ini:
– Kambing: sempurna berusia 1 (satu) tahun dan masuk usia (dua) tahun.
– Domba: sempurna berusia 6 (enam) bulan dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
– Tidak boleh ada anggota badan hewan yang cacat.
– Dagingnya tidak boleh dijual.

 

Info dan Pemesanan Hubungi

Pusat Paket Aqiqah

HOTLINE: 08122269279

HOTLINE/ WhatsApp/Line/Telegram : 081809465516
Simpati/Telkomsel/As : 081322200591
Indosat/Mentari/IM3 : 085794255272

 

Kantor

BANDUNG: Jl.Cinambo 134 Cisaranten Bandung

CIMAHI: KH Usman Domiri 8 RT 1 RW 17 Padasuka CIMAHI

MOHON JANJIAN DULU KALO MAU DATANG KAWATIR LAGI GA ADA ORANG SEDANG PENGIRIMAN AQIQAH

 

copyright @Pengertian Aqiqah

CEK JUGA >>>

 

 

 

Ketentuan Aqiqah

Ketentuan Aqiqah

by Pusat Aqiqah Bandung

Ketentuan Aqiqah

Pusat Pemotongan Domba

 

Ketentuan Aqiqah Menurut Hukum Islam

 

Adapun Ketentuan Aqiqah dalam Islam dan serba serbi mengenai hal ihwal Ketentuan Aqiqah akan dijelaskan dalam tulisan mengenai ketentuan aqiqah ini secara gamblang dijelaskan dan dipaparkan lengkap.

Ketentuan Aqiqah

Aqiqah merupakan salah satu hal yang disyariatkan dalam agama islam. Dalil-dalil yang menyatakan hal ini, di antaranya, adalah:

  1. Hadits Rasulullah saw, “Setiap anak tertuntut dengan Aqiqah-nya’.
  2. Hadits lain yang menyatakan, “Anak laki-laki (Aqiqah-nya dengan 2 domba) sedang anak perempuan (Aqiqah-nya) dengan 1 ekor domba’.

 

Status hukum Aqiqah adalah sunnah. Hal tersebut sesuai dengan pandangan mayoritas ulama, seperti Imam Syafi’i, Imam Ahmad dan Imam Malik, dengan berdasarkan dalil di atas.Para ulama itu tidak sependapat dengan yang mengatakan wajib, dengan menyatakan bahwa seandainya Aqiqah wajib, maka kewajiban tersebut menjadi suatu hal yang sangat diketahui oleh agama. Dan seandainya Aqiqah wajib, maka Rasulullah saw juga pasti telah menerangkan akan kewajiban tersebut.

 

Bagi seorang ayah yang mampu hendaknya menghidupkan sunnah ini hingga ia mendapat pahala. Dengan syariat ini, ia dapat berpartisipasi dalam menyebarkan rasa cinta di masyarakat dengan mengundang para tetangga dalam walimah Aqiqah tersebut.

 

Ketentuan Aqiqah : Waktu Pelaksanaan

Mengenai kapan Aqiqah dilaksanakan, Rasulullah saw bersabda, “Seorang anak tertahan hingga ia di-Aqiqah-i, (yaitu) yang disembelih pada hari ketujuh dari kelahirannya dan diberi nama pada waktu itu’

Hadits ini menerangkan kepada kita bahwa Aqiqah mendapatkan kesunnahan jika disembelih pada hari ketujuh. Sayyidah Aisyah ra dan Imam Ahmad berpendapat bahwa Aqiqah bisa disembelih pada hari ketujuh, atau hari keempat belas ataupun hari keduapuluh satu. Sedangkan Imam Malik berpendapat bahwa sembelihan Aqiqah pada hari ketujuh hanya sekedar sunnah, jika Aqiqah disembelih pada hari keempat, atau kedelapan ataupun kesepuluh ataupun sesudahnya maka hal itu dibolehkan.

 

Aqiqah anak laki-laki berbeda dengan Aqiqah anak perempuan. Ini merupakan pendapat mayoritas ulama, sesuai Hadits yang telah kami sampaikan di atas. Sedangkan Imam Malik berpendapat bahwa Aqiqah anak laki-laki sama dengan Aqiqah anak perempuan, yaitu sama-sama 1 ekor domba. Pendapat ini berdasarkan riwayat bahwa Rasulullah saw meng-’Aqiqah- i Sayyidina Hasan dengan 1 ekor domba, dan Sayyidina Husein ‘“keduanya adalah cucu beliau saw’” dengan 1 ekor domba.
Bisa kita simpulkan bahwa jika seseorang berkemampuan untuk menyembelih 2 ekor domba bagi Aqiqah anak laki-lakinya, maka sebaiknya ia melakukannya, namun jika tidak mampu maka 1 ekor domba untuk Aqiqah anak laki-lakinya juga diperbolehkan dan mendapat pahala.

Wallahu A’lam.

Mungkin akan timbul pertanyaan, mengapa agama Islam membedakan antara Aqiqah anak laki-laki dan anak perempuan, maka bisa kita jawab, bahwa seorang muslim, ia berserah diri sepenuhnya pada perintah Allah swt, meskipun ia tidak tahu hikmah akan perintah tersebut, karena akal manusia terbatas. Barangkali juga kita bisa mengambil hikmahnya yaitu untuk memperlihatkan kelebihan seorang laki-laki dari segi kekuatan jasmani, juga dari segi kepemimpinannya (qawwamah) dalam suatu rumah tangga.

Wallahu A’lam.

Dalam penyembelihan Aqiqah, banyak hal yang perlu diperhatikan, di antaranya, sebaiknya tidak mematahkan tulang dari sembelihan Aqiqah tersebut, dengan hikmah tafa’™ul (berharap) akan keselamatan tubuh dan anggota badan anak tersebut.

 

Aqiqah sah jika memenuhi syarat seperti syarat hewan Qurban, yaitu tidak cacat dan memasuki usia yang telah disyaratkan oleh agama Islam. Seperti dalam definisi tersebut di atas, bahwa Aqiqah adalah menyembelih domba pada hari ketujuh semenjak kelahiran seorang anak, sebagai rasa syukur kepada Allah. Tetapi boleh juga mengganti domba dengan unta ataupun sapi dengan syarat unta atau sapi tersebut hanya untuk satu anak saja, tidak seperti kurban yang mana dibolehkan untuk 7 orang. Tetapi, sebagian ulama berpendapat bahwa Aqiqah hanya boleh dengan menggunakan domba saja, sesuai dalil-dalil yang datang dari Rasulullah saw.

 

Perbedaan Aqiqah dan Qurban

Ada perbedaan lain antara Aqiqah dengan Qurban, kalau daging Qurban dibagi-bagikan dalam keadaan mentah, sedangkan Aqiqah dibagi-bagikan dalam keadaan matang. Kita dapat mengambil hikmah syariat Aqiqah. Yakni, dengan Aqiqah, timbullah rasa kasih sayang di masyarakat karena mereka berkumpul dalam satu walimah sebagai tanda rasa syukur kepada Allah swt. Dengan Aqiqah pula, berarti bebaslah tali belenggu yang menghalangi seorang anak untuk memberikan syafaat pada orang tuanya. Dan lebih dari itu semua, bahwasanya Aqiqah adalah menjalankan syiar Islam.

 

Ketika menyembelih diniatkan untuk meng-aqiqahi bayi tadi dengan menyebutkan namanya dan nama bapaknya. Bumbu masakannya lebih dimaniskan, tujuannya agar akhlaknya nantipun juga manis, disamping memang kesukaan Rasulullah adalah masakan manis dan madu.

2016  Ketentuan Aqiqah

AQIQAH BANDUNG CIMAHI

Promo Bandung Cimahi Free Ongkir

Promo Bandung Cimahi Free Ongkir

Info dan Pemesanan Hubungi

Pusat Paket Aqiqah

HOTLINE/ WhatsApp/Line/Telegram : 081809465516
Simpati/Telkomsel/As : 081322200591
Indosat/Mentari/IM3 : 085794255272

 

 

Kantor

BANDUNG: Jl.Cinambo 134 Cisaranten Bandung

CIMAHI: KH Usman Domiri 8 RT 1 RW 17 Padasuka CIMAHI

MOHON JANJIAN DULU KALO MAU DATANG KAWATIR LAGI GA ADA ORANG SEDANG PENGIRIMAN AQIQAH

 

copyright @Ketentuan Aqiqah

CEK JUGA >>>

 

 

 

 

Syarat Kambing Aqiqah

Syarat Kambing Aqiqah

by Pusat Kambing Aqiqah Bandung

Syarat Kambing Aqiqah

Jual Domba Aqiqah Bandung

Syarat Kambing Aqiqah

Adapun Syarat Kambing Aqiqah yang dapat dijadikan aqiqoh itu sama dengan syarat hewan qurban (kurban) sbb:

  • Tidak boleh ada anggota badan hewan yang cacat.
  • Dagingnya tidak boleh dijual.
  • Hewan sembelihan aqiqah boleh dengan kambing (baik jantan maupun betina), domba, sapi, atau unta. Tidak sah aqiqah jika dilakukan dengan hewan selain di
    atas, seperti ayam, kelinci, atau burung sebagaimana pendapat para ahlul hadits, dan fuqaha.
  • Hewan aqiqah harus dalam keadaan sehat, tidak boleh ada cacat dan dalam keadaan sakit.
  • Hewan aqiqah harus merupakan hewan yang sudah layak disembelih sepertimana halnya kurban. Jika kambing, maka minimal sudah berusia satu tahun.

Pelajaran Penting Seputar Aqiqah

  • Hukum aqiqah adalah sunnah mu’akkad dan seharusnya tidak ditinggalkan oleh orang yang mampu melakukannya.
  • Aqiqah bagi anak laki-laki afdholnya dengan dua ekor domba, namun dengan seekor domba juga dibolehkan. Sedangkan aqiqah bagi anak perempuan adalah dengan seekor domba.
  • Waktu utama aqiqah adalah hari ke-7 kelahiran, kemudian hari ke-14 kelahiran, kemudian hari ke-21 kelahiran, kemudian setelah itu terserah tanpa melihat hari kelipatan tujuh. Pendapat ini adalah pendapat ulama Hambali, namun dinilai lemah oleh ulama Malikiyah. Jadi, jika aqiqah dilaksanakan sebelum atau setelah waktu tadi sebenarnya diperbolehkan. Karena yg penting adalah aqiqahnya dilaksanakan. (Lihat Shahih Fiqih Sunnah, 2/383)
  • Aqiqah asalnya menjadi beban ayah selaku pemberi nafkah. Aqiqah ditunaikan dari harta ayah, bukan dari harta anak. Orang lain tidak boleh melaksanakan aqiqah selain melalui izin ayah. (Lihat Shahih Fiqih Sunnah, 2/382)
  • Imam Asy Syafi’i mensyaratkan bahwa yang dianjurkan aqiqah adalah orang yang mampu. (Lihat Shahih Fiqih Sunnah, 2/382)
  • Apabila ketika waktu pensyariatan aqiqah (sebelum dewasa), orang tua dalam keadaan tidak mampu, maka aqiqah menjadi gugur, walaupun nanti beberapa waktu kemudian orang tua menjadi kaya. Sebaliknya apabila ketika waktu pensyariatan aqiqah (sebelum dewasa), orang tua dalam keadaan kaya, maka orang tua tetap dianjurkan mengaqiqahi anaknya meskipun anaknya sudah dewasa.
  • Imam Asy Syafi’i memiliki pendapat bahwa aqiqah tetap dianjurkan walaupun diakhirkan. Namun disarankan agar tidak diakhirkan hingga usia baligh. Jika aqiqah diakhirkan hingga usia baligh, maka kewajiban orang tua menjadi gugur. Akan tetapi ketika itu, anak punya pilihan, boleh mengaqiqahi dirinya sendiri atau tidak. (Lihat Shahih Fiqih Sunnah, 2/383)
  • Perhitungan hari ke-7 kelahiran, hari pertamanya dihitung mulai dari hari kelahiran. Misalnya si bayi lahir pada hari Senin, maka hari ke-7 kelahiran adalah hari Ahad. Berarti hari Ahad adalah hari pelaksanaan aqiqah. [Keterangan Syaikh Ibnu Utsaimin lainnya, Liqo-at Al Bab Al Maftuh, kaset 161, no. 24]
  • Pendapat yang menyatakan, “Jika seseorang anak tidak diaqiqahi, maka ia tidak akan memberi syafaat kepada orang tuanya pada hari kiamat nanti”, ini adalah pendapat yang lemah sebagaimana dilemahkan oleh Ibnul Qayyim. [Keterangan Syaikh Ibnu Utsaimin lainnya, Liqo-at Al Bab Al Maftuh, kaset 161, no. 24]

 

Wallahu’alam bissawab

Syarat Kambing Aqiqah

Syarat Kambing Aqiqah

Syarat Kambing Aqiqah

AQIQAH BANDUNG CIMAHI

Info dan Pemesanan Hubungi

Pusat Paket Aqiqah

HOTLINE/ WhatsApp/Line/Telegram : 081809465516
Simpati/Telkomsel/As : 081322200591
Indosat/Mentari/IM3 : 085794255272

 

Kantor

BANDUNG: Jl.Cinambo 134 Cisaranten Bandung

CIMAHI: KH Usman Domiri 8 RT 1 RW 17 Padasuka CIMAHI

MOHON JANJIAN DULU KALO MAU DATANG KAWATIR LAGI GA ADA ORANG SEDANG PENGIRIMAN AQIQAH

 

copyright @Syarat Kambing Aqiqah

CEK JUGA >>>

 

 

Hukum Aqiqah dalam Islam

Hukum Aqiqah dalam Islam

By Pusat Domba Aqiqah Bandung

Hukum Aqiqah dalam Islam

Hukum Aqiqah dalam Islam

Hukum Aqiqah dalam Islam

Apa dan bagaimana Hukum Aqiqah dalam Islam serta hal hal yang penting berkaitan dengan Hukum Aqiqah dalam Islam akan dijelaskan secara jelas gamblang dan mendetail dalam tulisan Hukum Aqiqah dalam Islam ini by dapoer aqiqah, supaya para keluarga muslim bisa memahami dan mengamalkan Hukum Aqiqah dalam Islam ini sebaik-baiknya sesuai ajaran baginda nabi Muhammad SAW.

 

Tinjauan Hadis mengenai Hukum Aqiqah dalam Islam

Adapun tinjauan hadis mengenai hukum aqiqah dalam islam adalah sebagai berikut:

كل غلام مرتهن بعقيقته تذبح عنه يوم سابعه ويحلق ويتصدق بوزن شعره فضة أو ما يعادلها ويسمى

Artinya: Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, maka pada hari ketujuh disembelih hewan, dicukur habis1 rambutnya, dan diberi nama. Hadits Riwayat Ahmad dan Imam Empat Hadits shahih menurut Tirmidzi.

مع الغلام عقيقه فأهريقوا عنه دما وأميطوا عنه الأذى

Artinya: Setiap anak bersama aqiqahnya, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah gangguan darinya. Hadits dalam sahih Bukhari

أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَمْرَهُمْ أَنْ يُعَقَّ عَنْ اَلْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ, وَعَنْ اَلْجَارِيَةِ شَاةٌ

Artinya: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan mereka agar beraqiqah dua ekor kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bayi laki-laki dan seekor kambing untuk bayi perempuan.. Hadits riwayat Abu Daud

وَزَنَتْ فَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ شَعَرَ حَسَنٍ وَحُسَيْنٍ، فَتَصَدَّقَتْ بِزِنَتِهِ فِضَّةً.

Artinya: Fatimah Binti Rasulullah SAW (setelah melahirkan Hasan dan Husain) mencukur rambut Hasan dan Husain kemudian ia bersedekah dengan perak seberat timbangan rambutnya. Hadits riwayat Malik dan Ahmad

مَنْ اَحَبَّ مِنْكُمْ اَنْ يُنْسَكَ عَنِ وَلَدِهِ فَلْيَفْعَلْ عَنِ الْغُلاَمِ شاَتَاَنِ مُكاَفأَ َتاَنِ وَعَنِ الْجاَ رِيَةِ شاَةٌ

Artinya: Barang siapa diantara kamu ingin beribadah tentang anaknya hendaklah dilakukan aqiqah untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sama umurnya dan untuk anak perempuan seekor kambing. Hadits riwayat Abu Daud dan Nasai

أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم عَقَّ عَنْ اَلْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا

Artinya: Nabi beraqiqah untuk Hasan dan Husein masing-masing seekor kambing kibas.. Hadits riwayat Abu Daud

 

SYARAT HEWAN AQIQAH (AKIKAH)

Adapun syarat hewan domba yang dapat dijadikan aqiqoh itu sama dengan syarat hewan qurban (kurban) sbb:

  • Domba: sempurna berusia 6 (enam) bulan dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
  • Tidak boleh ada anggota badan hewan yang cacat.
  • Dagingnya tidak boleh dijual.

 

AQIQAH BANDUNG CIMAHI

 

Aqiqah Bandung Cimahi

Aqiqah Bandung Cimahi

Info dan Pemesanan Hubungi

Pusat Paket Aqiqah

HOTLINE/ WhatsApp/Line/Telegram : 081809465516
Simpati/Telkomsel/As : 081322200591
Indosat/Mentari/IM3 : 085794255272

 

 

Kantor

BANDUNG: Jl.Cinambo 134 Cisaranten Bandung

CIMAHI: KH Usman Domiri 8 RT 1 RW 17 Padasuka CIMAHI

MOHON JANJIAN DULU KALO MAU DATANG KAWATIR LAGI GA ADA ORANG SEDANG PENGIRIMAN AQIQAH

 

copyright @Hukum Aqiqah dalam Islam

CEK JUGA >>>

 

 

Aqiqah Menurut Islam

Aqiqah Menurut Islam

By Aqiqah Murah Bandung

 

Aqiqah Menurut Islam

Aqiqah Menurut Islam

Aqiqah Menurut Islam tinjauan Lengkap

Bagaimana Aqiqah Menurut Islam dan seba serbi lengkap mengenai Aqiqah Menurut Islam didasarkan hadis dan dalil yang shahih kan dijelaskan secara gamblang dalam artikel Aqiqah Menurut Islam ini.

Aqiqah Menurut Islam : Hadis Shahihnya

Adapun Aqiqah Menurut Islam ditinjau dari hadis sahihnya adalah sebagai berikut:

hadits dari Ibnu ‘Abbas,

أن النبي صلى الله عليه وسلم عق عن الحسن والحسين كبشا كبشا

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengaqiqahi Al Hasan dan Al Husain masing-masing satu ekor kambing.”

(HR. Abu Daud. Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ no. 1167 mengatakan bahwa hadits ini shahih)

 

 

Aqiqah Menurut Islam Mengenai Jumlah Dombanya

 

Adapun Aqiqah Menurut Islam berdasarkan berapa jumlah hewan domba nya bisa dilihat dalam hadis berikut ini:

Dari Ummu Kurz Al Ka’biyyah, ia berkata, saya mendengar Rasulullah shallallahu wa ‘alaihi wa sallam bersabda,

« عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ ». قَالَ أَبُو دَاوُدَ سَمِعْتُ أَحْمَدَ قَالَ مُكَافِئَتَانِ أَىْ مُسْتَوِيَتَانِ أَوْ مُقَارِبَتَانِ.

“Untuk anak laki-laki dua domba yang sama dan untuk anak perempuan satu domba.” Abu Daud berkata, saya mendengar Ahmad berkata, “Mukafiatani yaitu yang sama atau saling berdekatan.”

(HR. Abu Daud no. 2834 dan Ibnu Majah no. 3162. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Kemudian dalam hadis yang lain:

Dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَهُمْ عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

“Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mereka, untuk anak laki-laki akikah dengan dua ekor domba dan anak perempuan dengan satu ekor domba.”

(HR. Tirmidzi no. 1513. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Jadi afdholnya adalah untuk anak laki-laki dua ekor domba dan untuk anak perempun satu ekor domba. namun apabila tidak memungkinkan maka anak laki-lakipun boleh diaqiqahi dengan satu ekor domba sebagaimana hadis sebagai berikut:

Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَقَّ عَنِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا.

 “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengakikahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing satu ekor gibas (domba).” (HR. Abu Daud no. 2841. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Akan tetapi riwayat yang menyatakan dengan dua kambing, itu yang lebih shahih)

Wallahu’alam bissawab

HOTLINE/ WhatsApp/Line/Telegram : 081809465516
Simpati/Telkomsel/As : 081322200591
Indosat/Mentari/IM3 : 085794255272

 

Kantor

BANDUNG: Jl.Cinambo 134 Cisaranten Bandung

CIMAHI: KH Usman Domiri 8 RT 1 RW 17 Padasuka CIMAHI

MOHON JANJIAN DULU KALO MAU DATANG KAWATIR LAGI GA ADA ORANG SEDANG PENGIRIMAN AQIQAH

 

copyright @Aqiqah Menurut Islam

CEK JUGA >>>

 

Aqiqah Anak

Aqiqah Anak

by Pusat Aqiqah Bandung Cimahi

 

Aqiqah Anak

Aqiqah Anak

 

Aqiqah Anak tinjauan Hukum lengkap

Bagaimanakan Aqiqah Anak ditinjau dari hukum Islam dan syariah yang sesuai dengan sunah Baginda Nabi Muhammad SAW, akan diterangkan di artikel ini. Termasuk hal ihwal lainnya yang berkaitan dengan Aqiqah Anak secara jelas dan gamblang dijelaskan dalam tulisan Aqiqah Anak ini.

Hukum Aqiqah Anak

Adapun hukum aqiqah anak adalah sebagai berikut: Hukum aqiqah adalah sunnah mu’akkad. Aqiqah bagi anak laki-laki dengan dua ekor domba, sedangkan bagi wanita dengan seekor domba. Apabila mencukupkan diri dengan seekor domba bagi anak laki-laki, itu juga diperbolehkan.

 

Anjuran aqiqah ini menjadi kewajiban ayah (yang menanggung nafkah anak). Apabila ketika waktu dianjurkannya aqiqah (misalnya tujuh hari kelahiran), orang tua dalam keadaan faqir (tidak mampu), maka ia tidak diperintahkan untuk aqiqah. Karena Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“Bertakwalah kepada Allah semampu kalian”

(QS. At Taghobun: 16)

Namun apabila ketika waktu  dianjurkannya aqiqah, orang tua dalam keadaan berkecukupan, maka aqiqah masih tetap jadi kewajiban ayah, bukan ibu dan bukan pula anaknya.

Aqiqah Anak setelah Dewasa

Apabila orang tuanya dahulu adalah orang yang tidak mampu pada saat waktu dianjurkannya aqiqah (yaitu pada hari ke-7, 14, atau 21 kelahiran), maka ia tidak punya kewajiban apa-apa walaupun mungkin setelah itu orang tuanya menjadi kaya. Sebagaimana apabila seseorang miskin ketika waktu pensyariatan zakat, maka ia tidak diwajibkan mengeluarkan zakat, meskipun setelah itu kondisinya serba cukup. Jadi apabila keadaan orang tuanya tidak mampu ketika pensyariatan aqiqah, maka aqiqah menjadi gugur karena ia tidak memiliki kemampuan.
Sedangkan jika orang tuanya mampu ketika ia lahir, namun ia menunda aqiqah hingga anaknya dewasa, maka pada saat itu anaknya tetap diaqiqahi walaupun sudah dewasa.

 

Waktu Utama untuk Aqiqah Anak

Adapun waktu utama aqiqah anak adalah hari ketujuh kelahiran, kemudian hari keempatbelas kelahiran, kemudian hari keduapuluh satu kelahiran, kemudian setelah itu terserah tanpa melihat kelipatan tujuh hari.

Jumlah domba untuk Aqiqah Anak

Aqiqah untuk anak laki-laki dengan dua ekor domba. Namun anak laki-laki boleh juga dengan satu ekor domba. Sedangkan aqiqah untuk anak perempuan dengan satu ekor domba dan lebih utama tidak menambahnya dari jumlah ini.

 

Hadis dari Ibnu ‘Abbas,

أن النبي صلى الله عليه وسلم عق عن الحسن والحسين كبشا كبشا

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengaqiqahi Al Hasan dan Al Husain masing-masing satu ekor kambing.” (HR. Abu Daud. Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ no. 1167 mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Ini menunjukkan bahwa aqiqah dengan dua ekor domba bagi anak laki-laki hanya menunjukkan afdhol. Namun kalau tidak mampu dan mengaqiqahi dengan seekor domba bagi anak laki-laki, itu juga tetap sah.

 

AQIQAH BANDUNG CIMAHI

Aqiqah Bandung Cimahi

Aqiqah Bandung Cimahi

Info dan Pemesanan Hubungi

Pusat Paket Aqiqah

HOTLINE/ WhatsApp/Line/Telegram : 081809465516
Simpati/Telkomsel/As : 081322200591
Indosat/Mentari/IM3 : 085794255272

 

Kantor

BANDUNG: Jl.Cinambo 134 Cisaranten Bandung

CIMAHI: KH Usman Domiri 8 RT 1 RW 17 Padasuka CIMAHI

MOHON JANJIAN DULU KALO MAU DATANG KAWATIR LAGI GA ADA ORANG SEDANG PENGIRIMAN AQIQAH

 

copyright @aqiqah anak

CEK JUGA >>>

Hukum Makan Daging Aqiqah

Hukum Makan Daging Aqiqah

by Dapoer Aqiqah

hukum makan daging aqiqah

hukum makan daging aqiqah

 

Hal Ihwal Hukum Makan Daging Aqiqah

Penjelasan mengenai hukum makan daging aqiqah

 

Daging selain disedekahkan juga bisa dimakan oleh keluarga yang melakukan aqiqah. Hal ini berdasarkan hadits Aisyah ra.,

“Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ketujuh”.

(HR al-Bayhaqi).

 

Siapakah yang layak menerima daging sembelihan aqiqah ?

Mereka yang paling layak menerima sedekah adalah orang fakir dan miskin dari kalangan umat Islam, begitu juga dengan aqiqah, mereka yang paling layak menerima adalah orang miskin dikalangan umat Islam. Walaubagaimanapun berdasarkan beberapa buah hadis dan amalan Rasulullah dan sahabat kita disunatkan juga memakan sebahagian daripada daging tersebut, bersedekah sebahagian dan menghadiahkan sebahagian lagi.

Apa Bedanya dengan Daging Qurban?

Apa yang membedakan aqiqah dan qurban ialah Daging qurban disunahkan dibagikan dalam keadaan mentah, sedangkan daging aqiqah disunahkan dibagikan dalam keadaan matang.

Hal ini juga disebutkan pada Hadits Aisyah ra., “Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ketujuh”. (HR al-Bayhaqi)

Daging aqiqah diberikan kepada tetangga dan fakir miskin juga bisa diberikan kepada orang non-muslim. Apalagi jika hal itu dimaksudkan untuk menarik simpatinya dan dalam rangka dakwah.

 

Dalilnya adalah firman Allah, “Mereka memberi makan orang miskin, anak yatim, dan tawanan, dengan perasaan senang”. (QS. Al-Insan : 8).

Menurut Ibn Qudâmah, tawanan pada saat itu adalah orang-orang kafir. Namun demikian, keluarga juga boleh memakan.

Doa

doa-ketika-bayi-baru-lahir1

Artinya : Aku berlindung untuk anak ini dengan kalimat Allah Yang Sempurna dari segala gangguan syaitan dan gangguan binatang serta gangguan sorotan mata yang dapat membawa akibat buruk bagi apa yang dilihatnya. (HR. Bukhari)

Berapa Afdolnya Jumlah Hewan Aqiqah?

  • Bayi laki-laki disunnahkan untuk disembelihkan dua ekor domba.
  • Bayi wanita cukup satu ekor domba saja.

Dari Ammi Karz Al-Ka’biyah berkata bahwa saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Untuk bayi laki-laki disembelihkan dua ekor kambing yang setara dan buat bayi wanita satu ekor kambing”.

Namun jikalau tidak memungkinkan, maka boleh saja satu ekor untuk bayi laki-laki, karena Rasulullah SAW pun hanya menyembelih satu ekor untuk cucunya Hasan dan Husein.

“Adalah Rasulullah SAW menyembelih hewan aqiqah untuk Hasan dan Husein masing-masing satu ekor kambing”. (HR Ashabus Sunan)

Domba Aqiqah haruskah hewan jantan?

Baik dalam aqiqah maupun udhiyah (kurban) tidak ada persyaratan bahwa hewannya harus jantan atau betina. Keduanya bisa dijadikan sebagai hewan aqiqah atau kurban. Akan tetapi yang lebih diutamakan adalah hewan jantan agar kelangsungan reproduksi hewan tersebut tetap terjaga.

Info dan Pemesanan Hubungi

Pusat Domba Aqiqah Murah di Bandung

Telp / WhatsApp/Line/Telegram: 081809465516
Simpati/Hallo/As : 081322200591
Indosat/IM3 : 085794255272

 

Kantor

 

 

BANDUNG: Jl.Cinambo 134 Cisaranten Bandung

CIMAHI: KH Usman Domiri 8 RT 1 RW 17 Padasuka CIMAHI

MOHON JANJIAN DULU KALO MAU DATANG KAWATIR LAGI GA ADA ORANG SEDANG PENGIRIMAN AQIQAH

Telp / WhatsApp/Line/Telegram: 081809465516
Simpati/Hallo/As : 081322200591
Indosat/IM3 : 085794255272

 

Cek Juga >>>>

copyrigth 2016 @ Hukum Makan Daging Aqiqah

Hukum Daging Aqiqah

Hukum Daging Aqiqah

By Dapoer Aqiqah

Hukum Daging Aqiqah

Hukum Daging Aqiqah

Bagaimana Hukum Daging Aqiqah

Hukum Daging Aqiqah menurut tinjauan Hadis yang sahih

Bagaimana hukum daging aqiqah? Hal ihwal yang behubungan dengan hukum daging aqiqah akan dijelaskan panjang kali lebar pada tulisan ini. Tulisan ini ditujukan untuk memberikan pencerahan atas permasalahan keboleh atau ketidakbolehan memakan daging aqiqah yang didukung oleh berbagai dalil yang sahih dan terpercaya.

Bolehkah Daging Aqiqah Dimakan oleh Empunya Hajat?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah, ulama pakar fikih abad ini pernah diajukan pertanyaan tersebut. Beliau rahimahullah menjawab,

“Hendaknya daging aqiqah dimakan sebagiannya. Sebagiannya lagi dihadiahkan dan disedekahkan. Adapun kadar pembagiannya tidaklah ada kadar tertentu. Yang dimakan, yang dihadiahkan dan yang disedekahkan dibagi sesuai kemudahan. Jika ia mau, ia bagikan pada kerabat dan sahabat-sahabatnya. Boleh jadi pembagiannya tersebut di negeri yang sama atau di luar daerahnya. Akan tetapi, mestinya ada jatuh untuk orang miskin dari daging aqiqah tersebut. Tidak mengapa juga daging aqiqah tersebut dimasak (direbus) dan dibagi setelah matang atau dibagi dalam bentuk daging mentah. Seperti itu ada kelapangan.”

(Fatawa Nur ‘ala Ad-Darb, 5: 228)

 

Hadis dari ‘Aisyah tentang masalah Hukum Daging Aqiqah,

يُجْعَلُ جُدُوْلاً ، يُؤْكَلُ وَيُطْعَمُ

Akhirnya dijadikan tulang (yang tidak dipecah) untuk dimakan dan diberi makan pada yang lainnya.” (HR. Ibnu Abi Syaibah juz ke-5).

 

Terdapat pula keterangan dalam Fatawa al-Lajnah al-Daimah (11/443) tentang masalah Hukum Daging Aqiqah ini,

لمن إليه العقيقة أن يوزعها لحماً نيئاً أو مطبوخاً على الفقراء والجيران والأقارب والأصدقاء ، ويأكل هو وأهله منها ، وله أن يدعو الناس الفقراء والأغنياء ويُطعمهم إياها في بيته ونحوه ، والأمر في ذلك واسع

“Bagi orang yang melaksanakan aqiqah hendaknya ia membagikannya dalam bentuk daging mentah atau sudah dimasak kepada para fuqara’, tetangga, kerabat dekat dan teman-temannya. Dan hendaknya ia dan keluarganya ikut memakan darinya. Ia juga boleh mengundang orang miskin dan orang kaya untuk menyantap hidangan aqiqah di rumahnya atau semisalnya. Masalah ini sangat lapang.” Wallahu Ta’ala A’lam.

 

Kesimpulan

Orang tua (ayah dan ibu) dan keluarganya boleh memakan daging aqiqah atas anaknya.

 

Info dan Pemesanan Hubungi

Pusat Domba Aqiqah Murah di Bandung

HOTLINE/ WhatsApp/Line/Telegram : 081809465516
Simpati/Telkomsel/As : 081322200591
Indosat/Mentari/IM3 : 085794255272

 

Kantor

BANDUNG: Jl.Cinambo 134 Cisaranten Bandung

CIMAHI: KH Usman Domiri 8 RT 1 RW 17 Padasuka CIMAHI

MOHON JANJIAN DULU KALO MAU DATANG KAWATIR LAGI GA ADA ORANG / SEDANG PENGIRIMAN AQIQAH

HOTLINE/ WhatsApp/Line/Telegram : 081809465516
Simpati/Telkomsel/As : 081322200591
Indosat/Mentari/IM3 : 085794255272

 

Cek Juga >>>>

DAPOER AQIQAH

Paket Aqiqah bisa disesuaikan sesuai dompet Anda

Kesehatan Hewan Terjamin

Proses Penyembelihan bersertifikat MUI

Proses Penyembelihan dapat disaksikan langsung

Hasil Masakan Lezat dan Tidak Bau

Order dapat langsung ke kantor atau dijemput kerumah

Pembayaran bisa DP dulu dan sisanya setelah paket aqiqah diterima

Hasil Aqiqah bisa dibantu disalurkan pada Yatim dan Dhuafa

 

Info dan Pemesanan Hubungi

 

Copyright 2016 Hukum Daging Aqiqah

« Older Entries